Tag

,


kopi-300x229Dikutip dari Jakarta, CNN Indonesia — Teknik seduh kopi ternyata berpengaruh pada rasa kopi yang dikonsumsi penggemar minuman ini. Adi Taroepratjeka, seorang barista atau ahli pengolahan kopi, dari Jakarta menjelaskan
teknik seduh dan komponen yang ada di dalam kopi menjadi faktor yang menentukan rasa kopi yang diseduh.

“Semua yang kita nikmati pada kopi terbentuk dari lemak, minyak esensial dan gula. Komponen ini akan larut pada temperatur dan cara pengolahan yang berbeda,” kata Adi Taroepratjeka kepada CNN Indonesia pada pekan ini.

“Beda teknik seduh dan alat seduh itu bisa memengaruhi komponen mana yang terlarut pada kopi,” tambahnya.

Dia menjelaskan terdapat dua teknik seduh yaitu memakai mesin dan manual. Salah satunya dengan mesin pemanggang kopi, yang dapat memengaruhi rasa dari kopi itu sendiri.

Menurut seorang barista kedai kopi di Jakarta, Alvi, semakin singkat waktu yang ditempuh dalam memanggang kopi, rasanya cenderung asam. Namun, jika biji kopi dipanggang dengan waktu yang lama hingga warnanya berubah jadi hitam, maka rasa kopinya cenderung lebih pahit.

Adi menegaskan, setiap orang memiliki taste berbeda terhadap kopi, dan definisi ‘enak’ itu sangat luas.

“Ya semuanya kembali lagi ke orangnya, tergantung taste dan favoritnya saja,” jelas Adi

Salah satu contoh dari teknik seduh melalui mesin adalah espresso yang berasal dari kata express, yang berarti kopi itu disajikan dengan cepat kepada konsumen. Teknik seduh manual antara lain tubruk, aero press, V60 dan french press.

Di Indonesia, menurut Adi, banyak orang yang lebih memilih untuk menikmati kopi yang diseduh dengan mesin.

Membuat kopi dengan mesin, dapat memberikan keuntungan bagi masyarakat urban, khususnya dari Jakarta, yang menginginkan segalanya selesai dengan cepat. Dengan memiliki mesin kopi, menurut Adi, hal itu akan membuat penyeduhan kopi menjadi efisien dan cepat.

Namun, seiring berjalannya waktu, masyarakat dan kedai kopi sudah memilih melestarikan teknik pengolahan kopi manual.

Mengolah kopi secara manual memiliki daya tariknya sendiri, terutama di Indonesia. Para pengunjung dapat melihat kelihaian para barista menggerakan tangannya dengan cepat dalam membuat kopi. Hal tersebut dirasa memiliki daya tarik yang tinggi.

“Beberapa tahun terakhir, mulai banyak kedai kopi yang menggunakan dan fokus terhadap kopi dengan metode seduh manual.”