Tag

, ,


twitter_akan_hapus_batas_140_karakternya_150813_0Dikutip dari Jakarta, CNN Indonesia — Pengguna media sosial semakin banyak. Tapi sayangnya hal itu tidak dibarengi dengan kesadaran beretika dan menjaga keamanan.

Saat ini netizen menggunakan media sosial sebagai sarana untuk berekspresi, tapi terkadang ada yang kebalasan dengan menuliskan status tanpa memikirkan dampaknya di kehidupan nyata. Seperti banyak kasus yang terjadi di Twitter.

Isi tweet yang bombastis dan banyak mendapat retweet, bukan berarti tweet tersebut juga informatif. Agung Yuda, Public Policy Head Twitter Indonesia memberikan tips pada pengguna Twitter terkait isi tweet.

Think before you post! ‘Think’ ini memiliki kepanjanangan: True, Helpful, Informative, Needs, Kind. Jadi kita harus benar-benar memperhatingan isi dari Tweet kita berdasarkan pertimbangan ‘Think’ ini,” jelas Agung, Selasa (10/11).

Bagilah informasi yang informatif dan berguna. Para pengguna juga harus benar-benar memperhatikan aspek ‘Kind’, di mana sekalipun kita tidak melakukan komunikasi tatap muka, namun isi dari media sosial juga tetap harus baik dan tidak merugikan pihak lain.

Bagi para pengguna Twitter, terdapat 3 langkah preventif yang dapat dilakukan untuk menjaga keamanan akun. Langkah ini terdiri dari Mute, Block, dan Report. Untuk mengetahui lebih jauh terkait keamanan di Internet, Twitter juga menyediakan pusat keamanan Twitter dalam Bahasa Indonesia yang baru saja dirilis pada 10 November 2015.

Selain itu, akun juga menjadi representasi dari pemiliknya. Berbagai isi serta berbagai bentuk aktivitas yang dilakukan di media sosial menjadi penentu aman atau tidaknya lingkungan digital yang tercipta di tengah masyarakat.

“Kaum muda merupakan audiens yang rentan akan gangguan di dunia maya. Maka, diperlukan berbagai langkah dan inisiatif seperti edukasi dari orang tua untuk ikut mendukung terciptanya lingkungan digital yang sehat,” tambah Heru Tjatur dari ICT Watch di kesempatan yang sama.