Tag

,


Pada router MikroTik terdapat fitur yang berfungsi untuk manajemen distribusi IP Address, yaitu DHCP (Dynamic Host Confguration Protocol). Diantara fitur DHCP yang sudah didukung oleh MikroTik antara lain DHCP Server, DHCP Client dan DHCP Relay. Mungkin diantara kita sudah tidak asing lagi dengan DHCP Server dan juga DHCP Client pada MikroTik karena kedua fitur ini memang sering digunakan dalam konfigurasi jaringan. Namun diantara kita ada yang bertanya-tanya apakah fungsi dari DHCP Relay pada Mikrotik?

Pada router MikroTik, DHCP Relay merupakan sebuah metode untuk distribusi IP Address ke perangkat client dengan memanfaatkan DHCP server yang terpusat pada router lain. Sehingga bisa dikatakan router yang menjadi DHCP relay hanya meneruskan ‘DHCP Request‘ dari perangkat client ke DHCP server. Hal ini sangat membantu jika perangkat-perangkat client tidak berada dalam satu network dengan DHCP Server.

Nah, untuk lebih jelasnya kita akan mencoba untuk melakukan konfigurasi DHCP Relay seperti pada topologi berikut.

Pada gambar diatas, terdapat sebuah router CCR yang menjadi DHCP Server dan RB941 (hAP-lite) menjadi DHCP Relay. Dan terdapat dua buah network yang berada di hAP-Lite yaitu 192.168.1.0/24 dan 192.168.2.0/24. Dan untuk distribusi IP address ke masing-masing network di hAP-Lite akan mengambil dari CCR yang menjadi DHCP Server.

Adapun langkah-langkah konfigurasinya adalah sebagai berikut:

Pertama, DHCP Server Setup (CCR)

Kita akan membuat range IP Address untuk dua jaringan diatas yaitu 192.168.1.0/24 dan 192.168.2.0/24. Pilih menu IP -> Pool dan kita tentukan range IP Address untuk masing-masing network.

Selanjutnya kita akan membuat 2 DHCP Server untuk distribusi IP address kedua network diatas. Pilih pada menu IP -> DHCP Server -> klik Add [+]. Tambahkan dan isikan parameternya seperti pada tampilan berikut.

DHCP Server – Jaringan pertama (192.168.1.0/24)

DHCP Server – Jaringan Kedua (192.168.2.0/24)

Setelah kita menambahkan DHCP Server diatas, selanjutnya kita akan menambahkan network yang akan mendapatkan distribusi IP Address dari DHCP server tersebut. Pilih menu IP -> DHCP Server -> Networks.

Network 1 (192.168.1.0/24)

Network 2 (192.168.2.0/24)

Nah, untuk konfigurasi DHCP Server telah selesai.

Kedua, DHCP Relay Setup (hAP-Lite )

Kemudian kita akan melakukan konfigurasi pada router yang berlaku sebagai DHCP Relay. Pilih menu IP -> DHCP Relay -> klik ADD [+]. Karena kita memiliki dua network, maka kita akan menambahkan juga dua DHCP Relay. Isikan parameter yang tersedia seperti pada tampilan berikut.

DHCP Relay – Network pertama (192.168.1.0/24)

DHCP Relay – Network kedua (192.168.2.0/24)

Sampai pada tahap ini jika pada client di setiap network melakukan ‘DHCP Request’, maka alokasi IP Address akan didapat dari distribusi DHCP Server di CCR.

Catatan :

Dengan topologi seperti diatas, supaya client dapat terkoneksi ke internet pastikan pada router hAP-Lite sudah ditambahkan Default Route.