hotspotSurabaya – Untuk menuju Surabaya sebagai cyber city, ke depan diharapkan semua lokasi publik dan yang memiliki potensi nilai komersial di Kota Pahlawan itu dilengkapi dengan akses internet wireless atau hotspot.

Sebab saat ini, jumlah hostpot di Surabaya masih jauh dari yang diharapkan. Tempat-tempat yang sudah terfasilitasi hotspot pun juga masih sangat terbatas.

“Rencananya seribu hotspot, tapi sampai sekarang baru 41 hotspot,” kata Wakil Walikota Arif Afandi saat meresmikan Omadata, data centre Surabaya di Gedung Intiland Tower lantai 3, Surabaya, Selasa (11/8/2009).

Untuk mewujudkan Surabaya penuh hotspot, Arif membuka pintu lebar-lebar bagi ISP (Internet Service Provider) yang ada. Model bisnisnya diserahkan kepada para ISP untuk merumuskan dalam waktu secepatnya.

“Kawan-kawan ISP silakan saja, mungkin bisa dengan membentuk konsorsium. Pemerintah cukup menfasilitasi dan mengatur regulasinya,” katanya disambut aplaus undangan. Arif juga meminta kepada Dinas Kominfo untuk membantu dalam mewujudkan konsorsium tersebut.

Karena salah satu ciri cyber city, kata Arif, adalah ketersediaan jaringan akses internet yang cepat, mudah dan murah. “Mudah-mudahan nantinya semua warga bisa menikmatinya dengan murah dan gampang dan hotspotnya tidak selalu bermasalah yang justru akan dikeluhkan netter,” katanya berharap.