Jakarta – Pemerintah akan menawarkan 10 proyek berstandar internasional dalam Infrastructure Summit (IS) II yang akan digelar 1-3 November mendatang. Sepuluh proyek itu diharapkan akan menjadi acuan proyek infrastruktur lainnya. “Sepuluh proyek ini akan disiapkan dengan menggunakan standar internasional sehingga menjadi acuan proyek infrastruktur lainnya,” kata Ketua Tim Pengarah IS II Suyono Dikun dalam konferensi pers di Jakarta Convention Center (JCC), Senin (30/10/2006). Acara IS II yang dinamakan Indonesia Infrastructure 2006 akan digelar di JCC dan dibuka oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Sepuluh proyek yang akan menjadi fokus dalam IS II itu adalah: 1. Proyek Water Supply di Tangerang 2. Proyek Water Supply di Dumai 3. Proyek Water Supply di Bandung 4. Proyek Terminal Feri Margagiri-Ketapang 5. Proyek Pelabuhan Sungai Lamong 6. Jalan Tol Kuala Namu 7. Jalan Tol Solo-Kertosono 8. Proyek Telekomunikasi Palapa Ring 9. Proyek PLTGU Pasuruan 10. Proyek PLTU Jateng Selain 10 proyek itu, masing-masing departemen akan menawarkan proyeknya seperti proyek listrik, air minum, pipa gas, jalan tol dan transportasi. “Seperti departemen PU nanti akan ada 22 proyek. Begitu juga ESDM akan ada sekitar 4 proyek dll,” jelas Suyono. IS akan diikuti sekitar 1.050 peserta dari berbagai perusahaan infrastruktur dan penunjangnya dari 30 negara. Mereka terdiri dari 350 perusahaan asing, 490 perusahaan lokal dan sekitar 900 lebih proyek pemerintah