pbay(Ist)150Jakarta – Pirate Bay tak henti-hentinya tersandung masalah hukum. Setelah empat pentolannya dipenjara dan dikenai denda US$ 3,5 juta, kini lagi-lagi ada pihak yang ingin menjegal mereka. Dilansir detikINET dari Wall Street Journal, Kamis (30/7/2009) sebuah gugatan dilayangkan 13 perusahaan besar Hollywood. Columbia Pictures, Disney Enterprises, Universal Studios bersama 10 perusahaan lainnya berusaha menjegal Pirate Bay dan mengusahakan agar website tersebut ditutup. Aksi yang mereka lakukan itu tak lepas dari masih beroperasinya situs bajakan itu meski pendiri-pendirinya mendekam di bui. Hal ini tentu saja masih menyebabkan kerugian, tak hanya dari label rekaman, namun juga studio-studio di atas. Para peselancar dunia maya masih tetap bebas mendownload konten-konten film, tv serta musik tanpa memberikan imbalan apapun pada pemilik hak cipta meskipun situs ini sudah dibeli oleh Global Gaming Factory X AB. Global Gaming, perusahaan software dari Swedia ini memang baru saja membeli Pirate Bay dan berniat untuk melegalkannya dengan cara membayar para pemegang hak cipta jika kontennya didownload. Namun sepertinya, rencana mereka belum terealisasi 100%, sehingga memunculkan ketidakpuasan studio-studio Hollywood tersebut