terrorism-laptop150Yogyakarta – Sesudah didapuk menjadi ketua umum Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) periode 2009-2012, Roy Rahajasa Yamin sedikit mengungkap beberapa kebijakan umum yang bakal dilakukan dalam masa kepemimpinannya.

“Yang pasti kebijakan-kebijakan pengurus periode sebelumnya yang baik akan terus dilanjutkan,” paparnya seusai Munas APJII yang berlangsung di hotel Melia Purosani, Yogyakarta dan berakhir Jumat (24/7/2009) petang.

Terkait soal isu terorisme yang belakangan mencuat kembali sesuai bom di Jakarta, Roy menyatakan pihaknya siap membantu jika pemerintah menerapkan kebijakan khusus yang terkait dengan APJII.

Jika ada permintaan tertulis misalnya soal pemblokiran situs dan sebagainya dalam rangka mengantisipasi tindak terorisme, Roy menyatakan APJII akan bekerja sama dengan pemerintah.

Ia memang menggarisbawahi APJII ingin menjalin hubungan yang lebih baik dengan otoritas. Selain itu juga dengan berbagai operator telekomunikasi besar demi sinergi yang lebih bagus ke depannya.

Suksesor Sylvia W. Sumarlin ini juga menyampaikan berbagai harapan, misalnya soal BWA (broadband wireless access). Ia berharap pihak-pihak terkait dapat menyepakati harga yang kompetitif untuk layanan yang kemungkinan bakal segera diluncurkan tersebut.

Ketika ditanya mengenai dukungan pemerintah, ia menilai selama ini pemerintah sudah cukup baik terkait kebijakan yang berhubungan dengan APJII sehingga ingin terus meningkatkan kerja sama. Ia pun berharap Menkominfo mendatang terus mendorong perkembangan IT di Indonesia.