iphone3g-australiaJakarta – Rivalitas antara smartphone Apple iPhone dan BlackBerry besutan RIM terus memanas. Meski sukses besar di ranah konsumer, iPhone seringkali dianggap kalah bersaing dengan BlackBerry di pasaran enterprise.

Namun dalam studi ‘Making iPhone Work In The Enterprise: Early Lessons Learned’ oleh Ted Schadler dari biro riset terkemuka Forrester Research, posisi iPhone di segmen enterprise rupanya terus menguat.

iPhone didukung oleh interfacenya yang intuitif, pengembangan tool kit developer yang terus meningkat serta kemampuan browsing yang superior. Dominasi BlackBerry dan smartphone lain pun kian terancam iPhone di segmen enterprise tersebut.

Update software iPhone dikatakan jadi platform kuat untuk menghantarkan konten ataupun aplikasi yang dibutuhkan karyawan. Saat ini saja telah tersedia 30.00 aplikasi untuk iPhone yang sebagian berguna bagi perusahaan.

Bahkan diklaim, seperti dilansir InternetNews dan dikutip detikINET, Jumat (17/4/2009), pemakaian iPhone bisa membuat para pekerja lebih produktif dan bahagia. Forrester melakukan riset mengenai adopsi iPhone ini di perusahaan KraftFoods, Oracle dan Amylin Pharmaceutical.

Namun Forrester menggarisbawahi posisi BlackBerry dan smartphone berbasis Windows Mobile tetap masih kuat di segmen bisnis. BlackBerry dikatakan superior misalnya dalam soal messaging terintegrasi dan program kalender.