developerYogyakarta, – Beberapa hari mendatang, kota Yogyakarta akan disambangi tamu spesial yakni para profesional di bidang internet jaringan. Tak hanya mengadakan sosialisasi dan pelatihan, mereka juga akan mencari pemimpin baru.

Rombongan yang dimaksud adalah para peserta yang akan hadir dalam rangkaian Musyawarah Nasional Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) VI yang digelar di Melia Purosani Hotel, Yogyakarta, dari 22 – 24 Juli 2009. Acara yang diawali dengan APNIC training ini akan dipuncaki dengan pemilihan pengurus APJII periode 2009-2012.

Dalam keterangan tertulis yang diterima detikINET, Rabu (22/7/2009), tema Munas kali ini adalah ‘Mewujudkan Tatanan Industri Internet yang Strategis dan Kondusif dalam rangka Konsolidasi Industri Internet menuju Era Telekomunikasi Berbasis IP (internet protocol)’.

Latar belakang pengambilan tema kali ini, karena industri yang oleh banyak pihak sebagai salah satu penggerak kemajuan bangsa di masa depan ini, seolah adem ayem dibawah bayang-bayang operator telekomunikasi seluler.

Namun, seiring dengan telah diprosesnya tender WiMax (Worldwide Interoperability for Microwave Access) yang berarti dalam tempo yang tak lama lagi akan digelar oleh pemerintah, maka anggota APJII berpeluang untuk menemukan nafas lagi. Selain itu, Wimax akan memberikan harapan besar untuk percepatan teledensitas, peningkatan pengguna dan pelanggan internet Indonesia.

Ini kali pertama APJII menggelar Munas di luar Jakarta. Bukan karena situasi Jakarta, tapi pemilihan kota ini karena sudah lama direncanakan. Selain itu juga untuk semakin menghidupkan internet Indonesia di luar Jakarta. Kecuali itu, Yogyakarta juga terus bergerak di bidang internet meski sempat porak poranda ketika gempa pada tahun 2006 lalu.

Sebelum Munas, seperti biasa APJII mulai menggelar acara pelatihan (training) yakni APNIC training yang mendatangkan narasumber dan pelatih dari Asia Pacific Network Internet Center) yang bermarkas di Australia.

Acara APNIC training sudah dibuka Rabu hari ini oleh Ketua Umum APJII Sylvia W. Sumarlin. Beberapa materi yang akan disampaikan antara lain mengenai DNS Security, Networks Forensic & Security, IRME (Internet Resource Management Essential), IPv6, Advance routing, serta mengelola IP secara efektif dan lain-lain.

Sedikitnya 100 profesional engineer di bidang IT, terutama di system network hari ini berkumpul di Kota Gudeg itu. Acara pelatihan ini rutin dilaksanakan oleh APJII sedikitnya setiap 6 bulan sekali dan selalu dihadiri banyak engineer alias tukang internet.

Pemimpin Baru

Selain pelatihan, untuk menyemarakkan Munas, para pengurus APJII baik dari pusat maupun yang ada di Koordinator Wilayah (Korwil) di berbagai daerah (Sumut, Bali, Yogya, dan Jatim) yang malam ini sudah berkumpul di Yogya, pada Kamis pagi besok akan melakukan roadshow ke 9 perguruan tinggi di Yogya.

Antara lain roadshow dilakukan di Universitas Gajah Mada (UGM), Universitas Islam Indonesia (UII), Universitas Negeri Yogyakarta, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) YKPN, Univ. Kristen Duta Wacana, Univ. Atmajaya Yogyakarta, Akademi Komputer (AKAKOM), Univ. Ahmad Dahlan, dan Universitas Islam Negeri Yogyakarta.

Uniknya, acara raodshow ini digelar secara serentak di 9 perguruan tinggi yakni pada pukul 10.00 WIB. Para pemain internet akan mensosialisasikan seluk beluk dunia internet dan peluang di dunia itu yang semakin membutuhkan banyak professional di masa datang.

Selesai raodshow, pengurus akan berkumpul untuk memulai melakukan rapat-rapat persiapan Munas. Agenda Munas APJII kali ini antara lain menetapkan dan mensahkan penyempurnaan atau perubahan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga yang ada serta memberikan penilaian terhadap kepengurusan APJII periode 2006-2009 yang diketuai oleh Sylvia W. Sumarlin.

Munas juga akan menetapkan program kerja APJII periode 2009-2012 mendatang. Yang tak kalah pentingnya adalah tentu saja memilih dan menetapkan pengurus APJII periode 2009-2012.