telkomselflash150Jakarta – Telkom akan menggunakan lisensi broadband wireless access (BWA) miliknya, untuk mendukung layanan internet Speedy dan Telkomsel Flash milik anak perusahaannya, Telkomsel.

Dukungan infrastruktur akses pita lebar bagi kedua layanan itu akan diselenggarakan di 12 zona wilayah yang lisensinya kini dikantungi Telkom.

Untuk zona Jabodetabek, Banten, Sumatra Utara, Sumatra Tengah, Sumatra Selatan, Jawa Barat, Kalimantan Timur dan Kalimantan Barat, Telkom akan menggunakan lisensi BWA 3,3 GHz.

Sementara, untuk zona Jawa Tengah, Jawa Timur, Sulawesi Utara, Papua dan Maluku, lisensi yang digunakan ialah BWA 2,3 GHz yang baru saja dimenangkan BUMN telekomunikasi ini melalui lelang elektronik (e-auction).

Dengan demikian, menurut VP Public and Marketing Communication Telkom Eddy Kurnia, layanan internet Speedy dan Telkomsel Flash dari Telkomsel, akan lebih maksimal melayani kebutuhan masyarakat dalam hal kebutuhan internet cepat di zona wilayah itu.

“Kami yakin, lisensi baru tersebut akan memuluskan jalan untuk migrasi ke high-speed, mobilitas penuh, sesuai dengan permintaan untuk layanan suara, internet dan multimedia,” harap pria asal Bandung ini.

Sejatinya, kecepatan akses internet maksimum yang bisa direngkuh melalui BWA mobilitas terbatas di pita 2,3 GHz ialah 75 Mbps dengan jangkauan 8 kilometer. Sementara 3,3 GHz yang bisa untuk mobile, selain kecepatannya berkurang menjadi maksimal 30 Mbps, jangkauannya juga lebih pendek, 5 kilometer.

Namun demikian, dengan portofolio broadband yang dimiliki, Telkom yakin dapat melayani hampir seluruh populasi Indonesia. Lisensi yang dimiliki Telkom meliputi 12 zona dari total 15 zona wilayah Indonesia yang ada.

“Ini sesuai dengan semangat dan komitmen Telkom menyediakan akses internet yang terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat,” tandas Eddy dalam keterangan tertulisnya, yang detikINET kutip, Selasa (21/7/2009).