Rinaldi-Firmansyah150(ash)Jakarta – Telkom yang sejatinya mengincar zona Banten dan Jabodetabek, cuma berhasil memenangkan lisensi broadband wireless access (BWA) di zona Jawa Tengah, Papua, Maluku dan Maluku Utara, serta Sulawesi Bagian Utara.

Tak mau kentara kecewa, perusahaan BUMN telekomunikasi ini coba membesarkan hati dengan kekalahan yang diterimanya dalam perebutan pita 2,3 GHz di zona 4 tersebut melawan First Media.

“Kami tak masalah karena kami juga tetap bisa gelar Wimax dengan lisensi BWA yang kami miliki di 3,3 GHz untuk Jabodetabek dan sekitarnya,” sergah Dirut Telkom Rinaldi Firmansyah di Grha Cipta Caraka Telkom, Jakarta, Kamis (16/7/2009).

“Tak hanya itu, kami juga punya Speedy dan Telkomsel Flash. Jadi, kalau kalah, sebenarnya nggak terlalu masalah. Harga yang kami tawarkan sudah yang paling rasional,” lanjut Rinaldi tanpa mau menyebut nominal harga penawaran sebenarnya..

Chief Information Officer Telkom, Indra Utoyo menuturkan, pihaknya memiliki lebar pita 15 MHz di 3,3 GHz. Dengan pita selebar itu, Telkom mengklaim masih bisa bersaing dengan First Media untuk menawarkan tarif Wimax yang tak kalah bagus kualitasnya dengan tarif yang lebih murah.

“Saat ini kami sedang menggelar tender perangkat jaringannya sesuai TKDN (tingkat kandungan konten dalam negeri). Mudah-mudah akhir tahun sudah bisa roll out. Kalau yang diminta pemerintah, Agustus sudah selesai,” pungkas Indra pada detikINET.