computers150Jakarta – Pertumbuhan ekonomi negara-negara Asia diklaim paling stabil ketimbang kawasan regional lain untuk bisa bertahan dari terpaan krisis ekonomi. Hal itu pun nyatanya membawa angin segar bagi industri PC di kawasan ini.

Di beberapa negara, khususnya wilayah Asia Tenggara, permintaan PC diketahui menguat. Tak dinyana, ternyata dalam hal ini Indonesia bersama dengan China didapuk menjadi negara yang paling getol dalam membeli PC versi Intel Corp.

Hal tersebut diungkapkan oleh Vice President Intel Asia, Navin Shenoy, yang bisnisnya terdongkrak karena tingginya permintaan ini. “Saya melihat penjualan PC yang lebih besar terjadi di China dan Asia Tenggara daripada negara-negara lain di dunia,” ujarnya.

Ia turut menambahkan, “Indonesia menjadi negara yang paling banyak dalam mengkonsumsi PC dibanding negara-negara lain di Asia Tenggara,”.

Shenoy melihat, Asia menjadi pasar yang menjanjikan untuk pertumbuhan di masa depan. Hal ini terkait masih besarnya populasi di wilayah ini yang masih belum memiliki akses komputer, demikian dikutip detikINET dari Wall Street Journal, Kamis (16/7/2009).

Dan akibat dari permintaan PC yang tinggi di Asia, bisnis perusahaan pembuat prosesor tersebut juga mendapat durian runtuh.

Intel melaporkan, revenue mereka di kuartal kedua ini tumbuh 55%, sedangkan di kuartal yang sama di tahun lalu mereka ‘hanya’ membukukan pertumbuhan revenue 51%.