farouk1750Jakarta – Kabar duka datang dari keluarga besar Business Software Alliance (BSA) Indonesia. Kepala BSA Indonesia pertama Farouk A. Cader dilaporkan meninggal dunia, Rabu (15/7/2009) malam di RS Abdi Waluyo, Jakarta.

Jenazah pria berusia 58 tahun itu selanjutnya telah diberangkatkan ke Semarang pada Subuh tadi, untuk dimakamkan di tempat peristirahatan terakhirnya.

Diceritakan Donny A. Sheyoputra, Kepala BSA Indonesia, Farouk A. Cader menjadi kepala BSA antara tahun 2005 hingga Juli 2006. Namun setelah BSA memiliki kantor perwakilannya pada bulan Juni 2006, beliau mengundurkan diri sebulan kemudian.

Semasa hidupnya beliau banyak memperjuangkan masalah HaKI dalam bentuk lobi-lobi ke pemerintah, atas nama Motion Picture Association (MPA) maupun BSA. Terakhir beliau bergabung dengan ICITAP yang banyak membantu penyidik polri dalam mengenali produk-produk cakram optic (optical disc) sehingga dapat melakukan penegakan hukum di bidang ini.

“Bulan Oktober 2006 saya mendapat tawaran untuk bergabung BSA. Waktu itu Farouk sudah tidak di BSA. Segera saya menghubungi beliau untuk meminta info mengenai bidang kerjanya sewaktu dia masih bersama BSA. Secara pribadi beliau menyatakan dukungannya agar saya menerima tawaran tersebut sehingga bisa membantu BSA dan lebih dekat lagi dengan dia,” tukas Donny.

“Wajar jika Pak Farouk mendukung saya karena kami sudah mulai saling kenal sejak 1999. Waktu itu Pak Farouk sering membeli produk-produk musik dan film original melalui orang tua saya yang menjalankan usaha sebagai distributor film dan musik original. Jadi secara pribadi kami cukup lama saling mengenal,” lanjutnya dalam keterangannya kepada detikINET, Kamis (16/7/2009).