Jakarta – Symantec telah mengumumkan Norton Internet Security 2010 dan Norton Antivirus 2010 versi beta. Kedua produk itu akan menjadi penerus dari piranti lunak keamanan Norton yang ada saat ini.

Uniknya, versi 2010 itu nantinya akan memiliki teknologi keamanan yang mengandalkan ‘kesaksian’ dari penggunanya di seluruh dunia. Sistem ini dinamakan perlindungan berbasis reputasi.

Apa yang dimaksud dengan perlindungan berbasis reputasi? Konsep ini menekankan pada statistik dan rating dari pengguna-pengguna Norton lain di dunia.

Sistem ini jauh berbeda dengan sistem antivirus yang saat ini banyak digunakan. Sistem yang ada saat ini mengandalkan ‘signature‘ alias definisi virus yang harus selalu diperbaharui.

“Melihat volume sistem yang terinfeksi di dunia, satu hal yang jelas. Perlindungan keamanan dasar tidak cukup baik,” ucap Rowan Trollope, Senior Vice President, Consumer Unit Business Symantec, dalam keterangan resmi yang diterima detikINET, Rabu (15/7/2009).

Ia menjelaskan bahwa konsep klasik antivirus akan semakin direpotkan dengan banyaknya malware yang beredar di internet. Dengan mengandalkan reputasi, yang diberikan melalui ‘kesaksian’ komputer-komputer di seluruh dunia, ancaman terbaru diyakini akan lebih cepat diatasi.

Komputer pengguna Norton di seluruh dunia, yang bergabung dalam Norton Community, akan mengirimkan data soal aplikasi yang sedang berjalan di komputer itu. Aplikasi baik akan memiliki reputasi baik, sedangkan program jahat akan mendapatkan reputasi buruk.

Aplikasi dengan reputasi buruk, melalui sistem ini, diharapkan bisa segera dideteksi dan dicekal oleh Norton 2010. Hal ini pun diklaim akan bisa dilakukan tanpa banyak mengganggu pengguna